cool hit counter

PDM Kota Tegal - Persyarikatan Muhammadiyah

 PDM Kota Tegal
.: Home > Berita > MusyDa XVI Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kota Tegal Dakwah Komunitas sebagai wujud gerakan Dakwah Millenial

Homepage

MusyDa XVI Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kota Tegal Dakwah Komunitas sebagai wujud gerakan Dakwah Millenial

Senin, 30-12-2019
Dibaca: 170

Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah KotaTegal menggelar Musyawarah Daerah XVI di Rumah Makan SMK muhammadiyah 1, Kota Tegal. Musyawarah yang dilaksanakan pada senin hingga selasa(30-31/12/2019) tersebut mengangkat tema Masifikasi Dakwah Millenial Membentuk Pelajar Kota Tegal yang diusung oleh ketua dan jajarannya untuk kepengurusan Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kota Tegak periode mendatang. Ketua PD IPM, Fiqra Wayisah Khadafi menuturkan melalui musyawarah tersebut, PD IPM periode mendatang menggelorakan grand design dalam pergerakannya yaitu melalui pemasiffan gerakan dakwah komunitas dikalangan pelajar Kota Tegal. "hidup-hidupilah IPM dan carilah jati diri di IPM melalui gerakan dakwah keilmuan yang ada didalmnya", tuturnya. Selain dari pada itu dalam musyawarah kali ini hadir perwakilan PW IPM Jawa Tengah dan ayahanda Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Tegal serta perwakilan Organisasi Kepemudaan di tingkat Pelajar. Nurul Huda selaku ketua umum PW IPM Jawa Tengah menyampaikan IPM merupakan gerakan di tingkat pelajar merupakan wadah dari perkaderan Muhammadiyah kedepan, dan wajib bagi Muhammadiyah untuk selalu membimbing dan mensupport baik secara materi maupun non materi. Selain dari itu beliaubjuga menuturkan IPM Jawa Tengah kedepan mempunyai hajat besar yaitu sebagai tuan rumah muktamar IPM yang kemungkinan akan diselenggarakan di Solo. "Semboyan nuun Wal Qolami Wama Yasturuun bukan semata-mata semboyan belaka, melainkan ada pesan yang tersirat bahwa gerakan Dakwah IPM tidak lepas dari Dakwah Keilmuan di Kalangan Pelajar", ujarnya. Ketua PDM kota Tegal yang diwakili langsung oleh Sekretaris Umum Kaharudin menyampaikan IPM periode kedepan akan lebih berat tantangannya karena akan dibenturkan dengan sebuah generasi 4.0, selain dari itu munculnya relatifisme dan pluralisme agama yang menganggap semua agama sama dan baik, semua ini masalah ini akan menjadi tantangan para pelajar dan pemuda muslim kedepan, untuk menghadapi semua tantangan itu maka pelajar harus memiliki hati yang selalu ingat masjid. "generasi pelajar dan pemuda saat ini harus memiliki kekuatan aqidah dan kekuatan ukhuwah", pungkasnya. Tegal, 30/12/2019 Samsudin (MPI kota Tegal)
Tags:
facebook twitter delicious digg print pdf doc Kategori:



Arsip Berita

Berita

Agenda

Pengumuman

Link Website